Langsung ke konten utama

Kamu: Proses Terindah dalam Hidupku



Aku tidak manyangka kalau pertemuan kita selama ini akan manjadi sesuatu yang indah di akhir pertemuan kita. Tepatnya sebelum kita dipisahkan oleh jarak dan waktu. Masih ingat tidak Sayang, saat pertama kali kita dipasangkan dalam Orientasi Siswa Baru. Itu ternyata awal dari segalanya. Bagaimana aku susah payah mencari huruf demi huruf untuk menyusun namamu. Begitu pun kamu.
Aku kira itu akan selasai setelah kita sudah saling menemukan satu kata dari masing-masing nama kita. Namun, ternyata kita dipertemukan lagi dalam satu kelas untuk sama-sama mencari pencerahan dalam hidup ini. Sehari, seminggu, sebulan bahkan tiga tahun kebersamaan kita terasa menyenangkan. Canda-tawa dan kebahagian selalu kita rasakan bersama-sama. tangis dan eluh pun selalu aku ungkapkan kepadamu.
 Akhir sekolah yang menggembirakan karena kita akan terbebas dari seragam putih abu-abu. Namun, terselip duka karena aku akan berpisah denganmu. Aku melihat ada yang beda dimatamu saat itu. Mata penuh harapan, tapi harapan apa, jujur aku kurang tahu. Sampai dia mengatakan kalau dia mencintaiku sejak dulu.
Itu benar-benar kejutan terindah. Karena pikiranku akan berpisah dengannya tidak pernah terjadi. Kamu jauh tetapi semakin dekat denganku. Sesuatu hal yang paing terindah adalah saat aku bisa tertawa denganmu dalam kondisi apapun.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kisah Tentang Waktu

Video singkat yang menceritakan seorang gadis yang malas-malasan. Kehidupannya hanya diisi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat. Dia pun hampir setiap saat meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu sholat. Dia tidak pernah tidur ketika malam, bukan berarti untuk berdzikir dan bermujahadah pada Allah, tapi malah bermain game, dan melakukakan kegiatan yang sama sekali tidak bermanfaat. Lucunya ketika adzan subuh berkumandang, bak lagu merdu yang menina bobokan dirinya untuk tidur. Al hasil, dia tidak sholat subuh dan parahnya sepanjang paginya dia tidur sampai siang hari. Suatu ketika, di depan rumahnya dia melihat iring-iringan yang tak biasa. Bukan karnaval atau marching band, tapi keranda mayat yang berodakan manusia yang membawa jenazah. Hal ini membuat dia termenung sejenak memikirkan kalau hidup ini akan berakhir. Semua wejangan yang dulu pernah diberikan orang tuanya. Ia sadar kalau selama ini waktunya terbuang sia-sia, padahal Rasulullah SAW mengin...

Pengawas Galak

Hai shobat, aku mau cerita nih tentang keberanianku keluar kelas ujian gara-gara pengawasnya amit-amit cabang bayi, judes bin galak. begini ceritanya....!!!  Awal kisah saat aku mau ujian. Tadinya sih suasana biasa, tenang karena pada sibuk sendiri-sendiri dengan kertas di meja mereka. Maklum mau ujian jadi pada berubah drastis buat belajar, walaupun masih banyak juga yang ketawa-ketiwi di depan ruang kelas sebelum ujian dimulai. Waktu sudah menunjukkan jam 10.00 WIB, kita sebagai peserta ujian yang tertib akan peraturan sudah memadati bangku ruangan (sebenernya sih cepet-cepetan nyari posisi Pewe... hhehe). eberapa menit kemudian si Pengawas datang, dengan muka judes, kaku, dan pasti (udah kaya malaikat mau cabut nyawa aja tau...), dia masuk tanpa salam seingetku. Ngomong-ngomong tentang salam tho, saat ujian ini aku belum sekalipun mengalami ada pengawas yang mau mengawasi dan mereka mengucapkan salam, ada apa ini? padahal kita kan di institusi Islam, atau mungkin aku yan...

HADITS DAN ORIENTALIS

I.        PENDAHULUAN Hadits dalam agama Islam menempati posisi yang kedua sebagai sumber hukum Islam, oleh karena itu keberadaan hadits sangat sentral sebagai realisasi ajaran Islam yang terkandung dalam al-Quran. Para ulama sepakat bahwa hadits memiliki tiga fungsi utama yang berhubungan dengan al-Quran, yaitu bayan ta’qid terhadap ketentuan yang ada dalam al-Quran, bayan tafsir sebagai penjelas terhadap kemujmalan al-Quran, dan bayan tasyri’ sebagai hukum sendiri yang tidak ada dalam al-Quran. Sentralnya keberadaan hadits nabi membuat banyak penelitian dan kajian-kajian yang dilakukan ulama-ulama hadits untuk menentukan dan mengetahui kualitas hadits yang berhubungan dengan kehujahan hadits tersebut. Ternyata bukan hanya orang muslim, banyak musuh-musuh Islam seperti para orientalis, yang berupaya meruntuhkan ajaran Islam dengan cara meneliti hadits yang bertujuan untuk meragukan dasar-dasar validitas hadits sebagai dalil. Sebelumnya para oriental...